Penyampaian hasil pemeriksaan Akhir Masa Jabatan Bupati Sleman periode 2016-2021 oleh Inspektur DIY

Senin, 23 Maret 2021, bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Inspektur Diy, Wiyos Santoso, S.E, M.Acc yang didamping oleh Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan, Muhammad Setiadi, S.Pt. M.Acc beserta tim Pemeriksaan Akhir masa jabatan Bupati Sleman menyampaikan hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan sejak 23 Februari 2021 sampai dengan 16 Maret 2021.

Dalam sambutan dan penyampaian pokok-pokok hasil pemeriksaan Inspektur DIY, Wiyos santoso menyampaikan bahwa hasil kinerja Bupati pada periode 2016-2021 dinyatakan sudah sangat baik dengan namun masih terdapat 7 (tujuh) Indikator Kinerja Daerah yang Tidak Tercapai. Dari ketujuh aspek yang belum tercapai tersebut mayoritas dikarenakan adanya Faktor eksternal yaitu  adanya pandemi Covid-19 yang membuat sektor-sektor esensial seperti pariwisata dan konstruksi, termasuk lapangan usaha turunannya, mengalami penurunan tajam nilai penerimaannya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan Belum optimal dan efektifnya Sasaran dan Program dalam mendukung Indikator Kinerja Daerah.

Dalam sambutan balasannya, Bupati Sleman, Dra, Hj. Kustini Sri Purnomo menyatakan bahwa akan terus berusaha mengerahkan segalam macam bentuk sumber daya guna untuk segera mengembalikan keadaan dan meningkatkan kinerja pasca Pandemi Covid-19. Selain itu Pemerintah daerah kabuparen Sleman juga mengucapkan terima kasih atas hasil dari pemeriksaan akhir masa jabatan Bupati Kabupaten Sleman masa jabatan 2016-2021.

Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu

Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu di laksanakan di lantai 2, acara di mulai dari jam 09:30 WIB, kegiatan di pimpin oleh Kasubap Program dan Monev Bapak Bernardinus Norowisnu, S.Kom, M.Hum berserta staff inspektorat dan perwakilan beberapa OPD yang masih belum menyelesaikan tindak lanjutnya tahun 2020. Acara berjalan dengan lancar dan berakhir jam 12:00 WIB.

Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pembangunan Gedung Tahap II

Rapat Koordinasi dilaksanakan di ruang rapat lantai 1, rapat di mulai jam 09:00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan dihadiri oleh Bapak Totok Purwoirawan, S.Km, M.Acc ditunjuk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan fisik Gedung Inspektorat DIY tahap II, Bapak Maharyo, S.T,M.M, ditunjuk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan jasa konsultasi pengawasan pembangunan Gedung Inspektorat DIY tahap II dan Team Teknis.

Tim Teknis Pembangunan Gedung Inspektorat DIY Tahap II tahun anggaran 2021 dalam bidang pekerjaan jasa konstruksi pembangunan Gedung Inspektorat DIY tahap II dan jasa konsultasi pengawasan pembangunan Gedung DIY Inspektorat DIY tahap II yaitu, Arif Azazi Zain, S.T,M.Eng, Fajar Yusuf Arfian, S.T, Setiyanto, S.T, Wahyu Pribadi, S.T, Rianto Agung Prabowo, S.T, Muhammad Iryad Aji Sutrasno, S.T, Tiar Novita sariningsih, S.T, Titik Rochmah, S.E, Arif Wiji Santosa, S.Pd.C.Fr.A, Ridha Setyaningsih, S.T, Viktor Meak Lau, S.T,M.Eng.

Kunjungi Gubernur DIY, Tim Saber Pungli Tingkatkan Upaya Preventif

by Humas 19 Maret 2021 – 11:48  BeritaDaerah Istimewa Yogyakarta

Yogyakarta (19/03/2021) jogjaprov.go.id – Gubernur DIY menerima kunjungan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) DIY di Gedhong Wilis, Komplek Kepatihan, Danurejan. Dalam kunjungan ini, Ketua Tim Saber Pungli Kombes Polisi Agus Rohmat didampingi Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi DIY Waitowongateleng dan Inspektur Inspektorat DIY Wiyos Santoso melaporkan kinerja dan rancangan kerja untuk Unit Pemberantasan Pungli (UPP) DIY pada 2021.

“Sekaligus mohon bimbingan dan arahan dari Pak Gubernur selaku penanggung jawab ,” ujarnya, Jumat (19/3).

Menanggapi laporan dari Tim Saber Pungli DIY, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi atas kinerja dari tim. Gubernur DIY berharap kinerja Tim Saber Pungli terus ditingkatkan.

Ke depan, Gubernur DIY bersedia untuk konsolidasi dengan mengumpulkan bupati dan walikota agar mendukung langkah-langkah Tim Saber Pungli sehingga pelaksanaan lebih efektif dan efisien dalam mengatasi praktik pungutan liar di wilayah DIY. Tahun ini, Tim Saber Pungli akan fokus pada upaya pencegahan atau preventif. Sebab, langkah pencegahan dinilai lebih penting dan efektif untuk minimal mengurangi terjadinya pungutan liar.

Kombes Agus menjelaskan, dalam kinerjanya Tim Saber Pungli melaksanakan empat kegiatan yaitu kelompok kerja intelijen, kelompok kerja pencegahan, kelompok kerja penindakan dan kelompok kerja yustisi. “Kami harap ke depan tidak lagi ada pungli,” imbuhnya.

Ia menjelaskan ada beberapa langkah yang akan ditempuh Tim Saber Pungli meliputi sosialisasi kepada aparat  pelayan publik di instansi pemerintah, sosialisasi kepada masyarakat misalnya kontraktor hingga pelajar dan mahasiswa, menggelar talkshow dan on the spot ke komunitas.

“Baik dari kepolisian melalui Babinkamtibmas di Polda maupun Polres dan Polsek, juga Kejaksaan maupun Inspektorat untuk terus menyampaikan sosialisasi saat ada acara atau momentum yang tepat,” tambahnya. Selanjutnya, dilaporkan ke sekretariat Tim Saber Pungli DIY yang kemudian akan diteruskan ke Gubernur hingga ke Menkopolhukam. (in)

Pelatihan Kantor Sendiri

Pelatihan kantor sendiri di laksanakan pada hari rabu tanggal 17 Maret tahun 2021. Acara dimulai pada pukul 08:00 sampai dengan selesai. Tempat dilaksanakan di gedung sekretariat lantai 2 Inspektorat DIY. Acara semua pegawai Inspektorat DIY baik yang WFO maupun yang WFH dan Narasumber. Narasumber Bapak Deppy Dwi Prasetio, dari Inspektorat hadir Inspektur DIY Bapak Wiyos Santoso, S.E,M.Acc, Sekretaris Bapak Yudi Ismono, S.Sos, M.Acc, Irban Pemerintahan Bapak Muhammad Setiadi, S.Pt, M.Acc, Irban Perekonomian, Ibu Dra. Siti Haryani, M.Si, Irban Sarpras, Ibu Dyah Sulistya Ratnawati S.T,M.Acc, Irban Sosbud Ibu Eny Herawati, S.Pd, M.Si, para Dalnis, para Ketua Tim, Auditor.

Reviu Dokumen Perancangan Gedung Inspektorat Tahap II

Rapat Reviu pembangunan Gedung Inspektorat DIY tahap II di laksanakan di Gedung Sekretariat, rapat terus dilakukan secara berkesinambungan untuk mengejar target, Tim Teknis harus segera bisa menyelesaikan reviu perencanaan agar bisa segera masuk ke BLP. Karena nantinya di BLP akan segera di kaji ulang sehinga siap untuk diadakan proses lelang pengadaan jasa konstruksi. Biasanya BPL membutuh waktu 35 hari kerja untuk melakukan pengkajian. Nantinya pemenang lelang akan melaksanakan pembangunan selama 7 bulan.

Dalam tahun anggaran 2021 Inspektorat DIY melaksanakan pekerjaan jasa kontruksi pembangunan gedung tahap II. Untuk melaksanakan pekerjaan tersebut Inspektur DIY Bapak Wiyos Santoso, S.E,M.Acc mengangkat beberapa Pejabat dan Team Teknis dengan menerbitkan SK. Bapak Totok Purwoirawan, S.Km, M.Acc ditunjuk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan fisik Gedung Inspektorat DIY tahap II, Bapak Maharyo, S.T,M.M, ditunjuk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan jasa konsultasi pengawasan pembangunan Gedung Inspektorat DIY tahap II.

Tim Teknis Pembangunan Gedung Inspektorat DIY Tahap II tahun anggaran 2021 dalam bidang pekerjaan jasa konstruksi pembangunan Gedung Inspektorat DIY tahap II dan jasa konsultasi pengawasan pembangunan Gedung DIY Inspektorat DIY tahap II yaitu, Arif Azazi Zain, S.T,M.Eng, Fajar Yusuf Arfian, S.T, Setiyanto, S.T, Wahyu Pribadi, S.T, Rianto Agung Prabowo, S.T, Muhammad Iryad Aji Sutrasno, S.T, Tiar Novita sariningsih, S.T, Titik Rochmah, S.E, Arif Wiji Santosa, S.Pd.C.Fr.A, Ridha Setyaningsih, S.T, Viktor Meak Lau, S.T,M.Eng.
,

Apel Jumat

Apel jumat dilaksanakan di halaman Gedung Sekretariat Inspektorat DIY. Acara Apel dipimpin oleh Inspektur Pembantu Ibu Dyah Sulistya Ratnawati, S.T, M.Acc, Apel dimulai tepat pukul 07:30 WIB. Inspektur pembantu melakukan inspeksi kelengkapan personil pegawai yang melaksanakan WFO, kemudian melaporkan kepada Inspektur DIY bahwa personil dalam kondisi lengkap.

Inspektur DIY Bapak Wiyos Santoso, S.E,M.Ac memberikan arahan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam melaksanakan tugas. Beliau juga menekankan bahwa WFH dan WFO statusnya sama-sama berkerja, WFH bukan libur, WFH itu bekerja dari rumah, jadi semoa pegawai yang WFH harus tetap menjalankan ketugasannya dari rumah, tetap berkomunikasi dengan pegawai yang WFO, tentunya ketika dibutuhkan kelengkapan data dan laporan pekerjaan harus tetap siap dan dilaksanakan sebaik-baiknya.

Inspektur DIY juga mengingatkan kembali jadwal vaksin bagi pegawai mengenai pelaksanaan dan jadwal yang sudah di atur oleh pihak terkait, sehingga nantinya ketika sudah tiba semua pegawai dapat mendapatkan vaksin. Karena untuk saat ini satu-satunya benteng pertahanan terakhir dari Covid-19 adalah vaksin, merujuk pada laporan harian yang terpapar belum nenunjukan angka penurunan yang signifikan. Sedangkan upaya melalui berbagai program sudah dilaksanakan.

APIP DIY melakukan Monitoring bersama dgn KPPD atas siklus pengambilan air oleh PDAM PDAM

“APIP DIY melakukan Monitoring bersama dgn KPPD atas siklus pengambilan air oleh PDAM PDAM”

Pengawasan optimalisasi PAD pada sektor Pajak Air Permukaan di Pemda DIY. dilaksanakan oleh Inspektorat DIY pada tgl25-2-2021 diperlukan kolaborasi&sinergi bersama dgn Satker mitrakerja yaitu KPPD dan PDAM untuk memastikan berfungsi tidaknya proses-proses yg sudah disepakati agar target yg sudah ditentukan sesusai dengdn rencana

Kinerja APIP DIY Tanpa Batas Waktu

“Kinerja APIP DIY Tanpa Batas Waktu”

Beberapa auditor & teman Satker, walau harus jalan kaki naik turun perbukitan lewat jalan setapak dilereng gunung Merapi selama 2 jam (PP) bersama Satkermitra, sampai juga di lokasi sumber mata air Umbul Wadon Cangkringan & Tuk Dandang Pendowohardjo di kabupaten Sleman unt melakukan pengecekan bersama atas sumber-sumber pendapatan Pemda DIY yang berasal dari Pajak Air Permukaan

Entry meeting Pemeriksaan Akhir Masa Jabatan Bupati Periode Tahun 2016 sd. 2021

Berdasarkan Permendagri no 52 tahun 2018 tentang Pemeriksaan Masa Akhir Jabatan, Inspektorat DIY berkewajiban melakukan pemeriksaan masa akhir jabatan bagi setiap kepala daerah yang melakukan pilkada/berganti Bupati/walikota. Titik berat pemeriksaan ini adalah pada evaluasi atas capaian indikator yang telah ditetapkan RPJMD, yang di klasifikasikan menjadi beberapa indikator yaitu indikator pembangunan, indikator aspek kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah dan pelayanan umum serta kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah.

Entry Meeting Pamjab Bupati Bantul diterima Sekda Bantul, dilakukan hari rabu tanggal 24

Entry meeting Pemeriksaan Akhir Masa Jabatan Bupati Sleman Periode Tahun 2016 sd. 2021. Diterima oleh PLH. Bupati Sleman Harda Kiswaya, S.E., M.Si., esuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemeriksaan Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah. Dengan sasaran pemeriksaan Kinerja dan capaian RPJMD dari indikator pembangunan, indikator aspek kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah dan pelayanan umum serta kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah.