Waskita Karya Siap Dukung Program Pembangunan DIY

Yogyakarta (12/11/2020) jogjaprov.go.id – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik inisiasi PT Waskita Karya (Tbk) yang siap mendukung pembangunan di DIY. “Bapak Gubernur mempersilakan kalau Waskita mau bermitra dan mengembangkan bisnisnya di Yogyakarta selama bertujuan untuk membangun Yogyakarta,” tukas Destiawan Soewardjono, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Continue reading “Waskita Karya Siap Dukung Program Pembangunan DIY”

Mulai Kamis (12/11), Rekayasa Lalin Malioboro Disesuaikan

Yogyakarta (11/11/2020) jogjaprov.go.id – Rekayasa lalu lintas di Kawasan Malioboro dan jalan di sekitarnya telah diberlakukan oleh Pemda DIY sejak Selasa (03/11) dan direncanakan hingga Minggu (15/11). Kebijakan yang kini diterapkan adalah penutupan Jalan Malioboro mulai pukul 06.00-22.00 WIB dan pemberlakuan satu arah (giratori) selama 24 jam pada jalan-jalan yang berada di sekitar Kawasan Malioboro.

Continue reading “Mulai Kamis (12/11), Rekayasa Lalin Malioboro Disesuaikan”

Pentingnya Peran Lingkungan Bagi Kesehatan Mental Disabilitas

Yogyakarta (11/11/2020) jogjaprov.go.id – Pentingnya peran lingkungan sangat besar dalam menumbuhkan kesehatan mental para penyandang disabilitas. Lingkungan sekitar yang baik dapat menjadi faktor penentu keberhasilan dalam pertumbuhan kesehatan mental, karena dapat memfasilitasi penyandang disabilitas untuk berbaur dan bermasyarakat.

Continue reading “Pentingnya Peran Lingkungan Bagi Kesehatan Mental Disabilitas”

Cuaca Ekstrim, DIY Gelar Apel Siaga Bencana

Yogyakarta (11/11/2020) jogjaprov.go.id – Badai La Nina yang melintasi wilayah Indonesia mengakibatkan cuaca ekstrim berupa peningkatan curah hujan hingga 40%. Hal ini memunculkan potensi terjadinya bencana hidro-meteorologis, berupa banjir, tanah longsor dan angin kencang. 

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memimpin sendiri apel siaga Gelar Pasukan Polda DIY dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana alam di DIY,  Rabu (11/11) di Halaman Mako Brimob, Yogyakarta. Pasukan ini disiapkan guna mengantisipasi bencana dan meminimalisir dampak negatif yang mungkin ditimbulkan dari cuaca ekstrim tersebut.

“Melalui apel kesiapsiagaan ini beserta seluruh jajarannya, diharapkan mampu mempersiapkan diri secara maksimal. Sumberdaya yang dimiliki, baik personel maupun sarana dan prasarana, harus berperan aktif dalam rangka penanggulangan bencana alam di tengah pandemi  Covid-19 ini,” ungkap Sri Sultan.

Sri Sultan menegaskan, para petugas harus tanggap, siap, dan cepat untuk memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat. Dalam menangani bencana, Sri Sultan menekankan agar selalu mengikuti pedoman dalam pelaksanaan tugas.

Pedoman tersebut antara lain adalah menyiapkan seluruh administrasi yang dibutuhkan terkait kesiapan penanggulangan bencana alam; Menyiapkan segala sarana dan prasarana serta membentuk Satgas inti dan cadangan yang sewaktu-waktu dapat digerakkan ke lokasi bencana dengan menerapkan protokol kesehatan; Memetakan dan memantau setiap perkembangan situasi yang terjadi di wilayah yang rawan terjadinya bencana; Melakukan sambang dan memberi himbauan kepada warga di wilayah yang berpotensi terdampak dengan mempedomani protokol kesehatan; Menjalin koordinasi atau sinergi dengan seluruh Instansi dan pihak-pihak terkait, khususnya yang berhubungan dengan informasi dini terjadinya bencana guna penanganan yang lebih cepat; Melaksanakan pelatihan bersama dalam penanganan bencana alam dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan di tengah merebaknya wabah Covid-19.

Sri Sultan menjelaskan, DIY memang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, antara lain erupsi Merapi, banjir bandang, tanah longsor, angin puting-beliung, ombak besar, gempa bumi, dan potensi tsunami, yang berakibat pada kerugian jiwa dan harta benda masyarakat. Sehingga kewaspadaan dan tindakan antisipasi harus selalu diutamakan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, untuk bersama-sama siap-siaga menghadapi ancaman terjadinya bencana alam di wilayah DIY, semoga diberi kelancaran dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutup Sri Sultan.

Sri Sultan dalam kesempatan ini juga didampingi oleh Kapolda DIY, Korem 072-Pamungkas, Wakapolda DIY, Kepala BPBD DIY, PMI, Damkar, Dinsos DIY,  serta tamu undangan dan peserta apel. (uk)

Humas Pemda DIY

Tinjau Pengungsi Merapi, Sultan Tak Ingin Ada Diskriminasi Agama

an (10/11/2020) jogjaprov.go.id – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau barak pengungsian warga Kawasan Gunung Merapi pada Selasa (10/11) pagi. Barak yang dikunjungi berlokasi di Balai Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Barak tersebut menampung 195 orang warga Dusun Kalitengah Lor, Cangkringan, Sleman. Warga di sekitar Kawasan Gunung Merapi sudah mulai diungsikan mengingat status aktivitas Gunung Merapi telah meningkat ke Siaga (Level III) sejak Kamis (05/11) siang.

Continue reading “Tinjau Pengungsi Merapi, Sultan Tak Ingin Ada Diskriminasi Agama”

Warga DIY Kembali Terima Sertifikat Tanah dari Pemerintah RI

Yogyakarta (09/11/2020) jogjaprov.go.id – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri agenda Pembagian Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Indonesia di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Senin (09/11) siang. Adapun sertifikat ini diserahkan secara serentak oleh Presiden RI Joko Widodo bersamaan dengan 30 provinsi lain di Indonesia secara virtual dari provinsi masing-masing. Adapun pada kesempatan penyerahan kali ini, terdapat 1 juta sertifikat yang diserahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Continue reading “Warga DIY Kembali Terima Sertifikat Tanah dari Pemerintah RI”